SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BANGKAPOST.NEWS [BKA#POST] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BKA#POST] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BKA#POST] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BKA#POST] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BKA#POST]

Citra Santai Sikapi Wabup Pangandaran Gabung PSI

BangkaPostNews
28 May 2026 18:42
6 minutes reading

BangkaPost.News | ArtaSariMediaGroup ~ Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menanggapi santai keputusan Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono yang menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai bertemu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di Solo.

Pernyataan tersebut disampaikan Citra kepada awak media usai menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban di Karangbenda, Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/5/2026).

Meski keputusan politik Ino Darsono ramai menjadi sorotan publik, Citra menegaskan hubungan keduanya dalam menjalankan roda pemerintahan daerah tetap harmonis dan berjalan normal.

“Itu hak-haknya semua orang boleh, siapa pun boleh mau bergabung dengan partai mana pun,” ujar Citra kepada wartawan.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian publik di tengah meningkatnya dinamika politik nasional dan daerah menjelang konsolidasi partai-partai politik pasca Pemilu 2024.

Bergabungnya seorang wakil kepala daerah ke partai politik tertentu sering kali memunculkan spekulasi mengenai arah dukungan politik, stabilitas pemerintahan daerah, hingga potensi perubahan konstelasi kekuatan politik menjelang pemilihan berikutnya.

Namun, Citra Pitriyami menegaskan bahwa keputusan politik pribadi tidak memengaruhi hubungan kerja antara dirinya dengan Wakil Bupati Pangandaran.

Ia memastikan komunikasi dan koordinasi pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya demi pelayanan publik kepada masyarakat.

“Hubungan dengan Pak Wabup baik-baik saja. Sering bertemu kalau lagi bekerja,” katanya.

Pernyataan Citra tersebut dinilai sebagai upaya meredam spekulasi publik mengenai kemungkinan adanya ketegangan politik di internal Pemerintah Kabupaten Pangandaran setelah keputusan Ino Darsono bergabung dengan PSI.

Sikap terbuka yang ditunjukkan Bupati Pangandaran juga mendapat perhatian karena memperlihatkan pendekatan yang lebih dewasa dalam menyikapi dinamika politik di lingkungan pemerintahan daerah.

Sebelumnya, Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono mengaku mantap bergabung dengan PSI setelah melakukan pertemuan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah.

See also  Prancis Tegaskan Diplomasi di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut disebut menjadi momentum penting yang menguatkan keputusan politik Ino untuk berlabuh ke partai berlambang mawar tersebut.

Kabar bergabungnya Ino Darsono ke PSI dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat masyarakat Pangandaran.

Tidak sedikit warga yang mempertanyakan alasan di balik langkah politik tersebut, mengingat Ino sebelumnya pernah menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN) dalam kurun waktu 2011 hingga 2018.

Meski demikian, saat maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pangandaran 2024 mendampingi Citra Pitriyami, Ino diketahui tidak tercatat sebagai anggota partai politik tertentu.

Posisi tersebut membuat langkahnya bergabung ke PSI dinilai sebagai keputusan politik baru yang cukup strategis.

Pengamat politik lokal menilai keputusan Ino Darsono bergabung dengan PSI tidak bisa dilepaskan dari perkembangan politik nasional beberapa tahun terakhir.

PSI sendiri terus berupaya memperluas basis dukungan dengan merekrut figur-figur publik, kepala daerah, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pengaruh partai menjelang kontestasi politik berikutnya.

Selain itu, kedekatan PSI dengan Joko Widodo juga dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah tokoh politik daerah.

Dalam beberapa kesempatan, nama Jokowi memang kerap dikaitkan dengan arah politik PSI, terutama setelah sejumlah elite partai tersebut secara terbuka menyatakan dukungan terhadap gagasan politik yang selama ini dibangun mantan Presiden RI itu.

Bagi masyarakat Pangandaran, keputusan politik seorang wakil bupati tentu memiliki dampak tersendiri terhadap persepsi publik terhadap pemerintahan daerah.

Meski secara administratif jabatan kepala daerah tidak selalu terikat langsung dengan partai politik tertentu setelah terpilih, afiliasi politik tetap dianggap berpengaruh terhadap dinamika komunikasi dan dukungan di tingkat legislatif maupun masyarakat.

Namun hingga kini belum terlihat adanya gejolak berarti di internal Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

See also  Korban Tewas Bertambah, Evaluasi Keselamatan Mendesak

Aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal dan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati juga disebut tetap solid dalam menjalankan program pembangunan daerah.

Sejumlah warga Pangandaran yang ditemui wartawan mengaku tidak terlalu mempersoalkan pilihan politik pribadi pejabat daerah selama pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik.

Mereka berharap dinamika politik tidak mengganggu fokus pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan publik seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan sektor pariwisata yang menjadi andalan Pangandaran.

“Yang penting kerja untuk rakyat tetap jalan. Mau partainya apa itu hak pribadi,” ujar Dedi, salah seorang warga Pangandaran.

Pendapat serupa juga disampaikan kalangan akademisi yang menilai bahwa masyarakat kini cenderung lebih dewasa dalam memandang dinamika politik lokal.

Menurut mereka, publik tidak lagi hanya melihat afiliasi partai, tetapi lebih fokus pada kinerja nyata pemerintah daerah.

Di sisi lain, keputusan Ino Darsono bergabung dengan PSI dinilai dapat membuka peluang baru bagi partai tersebut untuk memperkuat jaringan politik di wilayah Jawa Barat, khususnya Pangandaran.

Sebagai daerah wisata yang terus berkembang, Pangandaran memiliki posisi strategis dalam peta politik regional.

PSI sendiri selama ini dikenal aktif menyasar kalangan muda dan pemilih perkotaan melalui pendekatan politik yang modern dan intensif di media sosial.

Kehadiran figur kepala daerah atau wakil kepala daerah di partai tersebut dinilai dapat memperluas pengaruh PSI hingga ke tingkat akar rumput.

Meski belum ada pernyataan resmi terkait posisi atau peran Ino Darsono di PSI, langkah tersebut diperkirakan akan menjadi bagian dari strategi konsolidasi partai dalam memperkuat struktur organisasi di daerah.

Terlebih, dinamika politik pasca Pilkada 2024 mulai menunjukkan adanya pergeseran dukungan dan reposisi sejumlah tokoh lokal di berbagai daerah.

Dalam konteks pemerintahan daerah, pengamat kebijakan publik mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme birokrasi di tengah perbedaan afiliasi politik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.

See also  ETLE Wajah Diluncurkan, Pelanggar Lalu Lintas Makin Mudah Terlacak

Mereka menilai komunikasi yang sehat dan orientasi pada pelayanan masyarakat menjadi faktor utama agar pemerintahan tetap stabil.

“Perbedaan pilihan politik itu hal biasa dalam demokrasi. Yang penting jangan sampai mengganggu tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik,” ujar salah satu pengamat pemerintahan daerah.

Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa keputusan politik Ino Darsono berdampak terhadap hubungan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Bahkan, sikap santai yang ditunjukkan Citra Pitriyami dianggap sebagai pesan bahwa pemerintahan daerah tetap berjalan di atas kepentingan masyarakat, bukan kepentingan politik semata.

Fenomena perpindahan tokoh politik ke partai tertentu juga menjadi gambaran dinamisnya demokrasi Indonesia.

Mobilitas politik dianggap sebagai sesuatu yang lumrah selama dilakukan sesuai aturan dan tidak melanggar etika politik maupun hukum yang berlaku.

Di tengah berkembangnya informasi yang cepat melalui media sosial, masyarakat diharapkan tetap bijak menyikapi dinamika politik lokal dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum tentu benar.

Pemerintahan daerah dinilai akan tetap efektif apabila seluruh pihak menjaga komunikasi dan fokus pada kepentingan publik.

Keputusan politik memang sering menjadi perhatian besar di ruang publik, terlebih ketika melibatkan pejabat daerah.

Namun di atas semua itu, masyarakat tetap menaruh harapan utama pada kualitas pelayanan dan pembangunan yang dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana langkah politik baru Ino Darsono akan memengaruhi perjalanan karier politiknya ke depan, sekaligus bagaimana Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjaga stabilitas dan sinergi pemerintahan di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Bagi masyarakat, yang terpenting bukan sekadar warna partai, melainkan komitmen para pemimpin daerah untuk tetap bekerja, melayani, dan menjaga kepercayaan publik secara konsisten. | BangkaPost.Com | */Redaksi | *** |

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x