SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BANGKAPOST.NEWS [BKA#POST] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BKA#POST] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BKA#POST] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BKA#POST] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BKA#POST]

Putra Buruh Harian Manggar Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

BangkaPostNews
9 Jun 2026 16:26
6 minutes reading

BangkaPost.News | ArtaSariMediaGroup ~ M. Furqoen Nul Hakim, siswa kelas 10.3 SMA Negeri 1 Manggar, Kabupaten Belitung Timur, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026.

Remaja kelahiran Manggar, 5 Januari 2010, yang merupakan putra tunggal pasangan Abdul Rahman, seorang buruh harian, dan Elyani, ibu rumah tangga, itu menjadi satu-satunya peserta putra dari kelompok seleksi tingkat provinsi yang memperoleh kesempatan melaju ke tahap nasional.

Seleksi provinsi berlangsung di Pangkalpinang, sementara seleksi nasional akan digelar di Jakarta dengan melibatkan tiga pasang peserta yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Keberhasilan Furqoen menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan Belitung Timur sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Bangka Belitung.

Di tengah persaingan ketat yang melibatkan peserta terbaik dari berbagai daerah, pelajar yang dikenal disiplin dan berprestasi itu mampu menunjukkan kualitas yang membuatnya dipercaya membawa nama daerah ke panggung nasional.

Prestasi tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga simbol keberhasilan pendidikan karakter yang selama ini dibangun di lingkungan sekolah.

Di usianya yang masih muda, Furqoen berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di tingkat tertinggi.

Perjalanan menuju seleksi nasional tidak berlangsung mudah. Dalam proses seleksi tingkat provinsi, terdapat empat peserta yang mengikuti tahapan akhir, terdiri atas tiga laki-laki dan satu perempuan.

Dari seluruh peserta tersebut, hanya Furqoen yang memperoleh kesempatan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.

“Untuk seleksi provinsi ada empat orang peserta, tiga laki-laki termasuk saya dan satu perempuan. Untuk yang diberikan kesempatan mengikuti seleksi tingkat nasional hanya saya sendiri,” ujar Furqoen.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan panjang, pembinaan yang konsisten, serta kemampuan menjaga performa fisik dan mental selama proses seleksi berlangsung.

Program Paskibraka dikenal sebagai salah satu ajang pembinaan generasi muda yang paling kompetitif karena peserta tidak hanya diuji dari sisi fisik, tetapi juga aspek kesehatan, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kepribadian, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.

See also  GPM SP ; Jaga Stok Pangan & Kuatkan UMKM Jelang Idul Fitri 1447 H

Bagi Furqoen, kesempatan mewakili Bangka Belitung di tingkat nasional merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik.

Ia menyadari bahwa dirinya tidak hanya membawa nama pribadi, melainkan juga nama keluarga, sekolah, Kabupaten Belitung Timur, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Di balik keberhasilannya, terdapat motivasi hidup yang selalu menjadi pegangan dalam setiap langkah perjuangannya. Kalimat tersebut menjadi prinsip yang terus ia tanamkan dalam diri.

“Terbanglah setinggi mungkin dalam impian, sampai dunia tak lagi bisa membatasi langkahmu.

Tapi tundukkan hatimu serendah mungkin, agar kesuksesan tidak pernah mengubah siapa dirimu,” kata Furqoen.

Pesan tersebut menggambarkan pandangannya mengenai pentingnya memiliki cita-cita besar tanpa kehilangan kerendahan hati.

Baginya, kesuksesan bukan sekadar pencapaian prestasi, tetapi juga kemampuan menjaga karakter dan nilai-nilai moral yang baik.

Motivasi itu juga sejalan dengan cita-citanya yang ingin menjadi anggota TNI. Menurut Furqoen, mengikuti seleksi Paskibraka merupakan bagian dari upaya mempersiapkan diri menuju impian tersebut.

“Saya bercita-cita menjadi TNI.

Karena itu, saya merasa mengikuti seleksi Paskibraka menjadi bagian dari usaha saya untuk membentuk disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan sejak sekarang,” ujarnya.

Hubungan antara Paskibraka dan pembentukan karakter kepemimpinan memang sangat erat.

Selama mengikuti pembinaan, peserta diajarkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, kerja sama, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Tidak sedikit alumni Paskibraka yang kemudian sukses berkarier di berbagai bidang, mulai dari militer, kepolisian, pemerintahan, pendidikan, hingga dunia profesional lainnya.

Pengalaman selama mengikuti program tersebut sering menjadi fondasi penting dalam membangun karakter dan mental kepemimpinan.

Keberhasilan Furqoen juga tidak lepas dari dukungan keluarga yang selama ini menjadi sumber semangat utamanya.

Sebagai anak tunggal, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana yang menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, dan kesederhanaan.

Ayahnya, Abdul Rahman, bekerja sebagai buruh harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sementara sang ibu, Elyani, mengabdikan diri sebagai ibu rumah tangga yang selalu memberikan dukungan moral kepada putranya.

See also  KPU Babel Gelar “NGUMPUL”, Perkuat Pemahaman Hukum

Meski berasal dari keluarga sederhana, Furqoen tidak pernah menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk membatasi impian.

Sebaliknya, ia menjadikan perjuangan orang tuanya sebagai motivasi untuk terus berusaha memberikan yang terbaik.

Harapan kedua orang tuanya pun menjadi dorongan kuat dalam menghadapi seleksi nasional yang akan berlangsung di Jakarta.

“Harapan orang tua saya, saya bisa lolos dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional ini, bisa mengharumkan nama provinsi saya serta bisa menjadi panutan untuk orang-orang di sekeliling saya,” ungkapnya.

Harapan tersebut mencerminkan nilai yang lebih besar daripada sekadar prestasi individu.

Orang tua Furqoen berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani bermimpi dan berjuang meraih tujuan hidup.

Prestasi Furqoen juga mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Nesi Etikasari, S.Pd., mengaku bangga atas capaian luar biasa yang diraih salah satu siswanya tersebut.

Ia mengatakan keberhasilan Furqoen merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kedisiplinan yang selama ini ditunjukkan dalam berbagai kegiatan pembinaan.

“Saya merasa sangat terharu dan bangga yang tidak terhingga. Menyaksikan langsung bagaimana dedikasi, tetesan keringat, dan kedisiplinan luar biasa yang Furqoen tunjukkan selama ini, akhirnya membuahkan hasil yang sangat manis, yaitu menembus seleksi Paskibraka tingkat nasional,” ujar Nesi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa siswa dari daerah mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai.

“Furqoen telah membuktikan bahwa siswa dari SMA Negeri 1 Manggar mampu berdiri sejajar dengan putra-putri terbaik di seluruh penjuru negeri,” katanya.

Lebih lanjut, Nesi menilai perjuangan Furqoen menjadi sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah.

“Perjuangan Furqoen adalah inspirasi nyata bagi saya, para guru, dan seluruh teman-teman di SMA Negeri 1 Manggar,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa keberhasilan seorang siswa tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan pendidikan secara keseluruhan.

See also  Safari Ramadhan 1447H, Energi Kebersamaan untuk Belitung yang Tangguh & Peduli

Prestasi siswa sering kali menjadi energi baru yang mendorong lahirnya semangat berprestasi di kalangan peserta didik lainnya.

Dalam konteks yang lebih luas, keberhasilan Furqoen menjadi bukti bahwa daerah memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi muda berkualitas.

Belitung Timur selama ini dikenal karena kekayaan alam dan potensi pariwisatanya. Namun, capaian ini menunjukkan bahwa daerah tersebut juga memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Program Paskibraka sendiri memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Selain bertugas dalam upacara kenegaraan, anggota Paskibraka juga dipersiapkan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebangsaan ke lingkungan masyarakat.

Melalui pembinaan yang terstruktur, para peserta dilatih untuk memiliki integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat.

Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan di era globalisasi yang semakin kompetitif.

Menjelang pelaksanaan seleksi nasional di Jakarta, Furqoen terus mempersiapkan diri secara maksimal.

Ia berusaha menjaga kebugaran fisik, meningkatkan kemampuan diri, serta memperkuat mental agar mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.

Perjalanan yang akan dihadapi tentu tidak mudah. Namun, semangat yang ditunjukkan Furqoen selama ini memberikan keyakinan bahwa ia akan berusaha memberikan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Bangka Belitung.

Apa pun hasil yang akan diraih nantinya, keberhasilannya menembus seleksi nasional sudah menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Dari keluarga sederhana di Manggar, seorang anak buruh harian kini berdiri membawa harapan daerah di panggung nasional.

Kisah M. Furqoen Nul Hakim menjadi pengingat bahwa prestasi tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, melainkan oleh keberanian bermimpi, kemauan untuk bekerja keras, dan keteguhan menjaga karakter.

Di tengah derasnya persaingan generasi muda Indonesia, langkah Furqoen membuktikan bahwa anak daerah mampu terbang tinggi meraih impian tanpa pernah kehilangan kerendahan hati yang menjadi fondasi utama sebuah kesuksesan. | BangkaPost.News | */Redaksi | *** |

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x