DIREKSI & MANAGEMENT SERTA REDAKSI MEDIA ONLINE DIGITAL pgribeltim.com MENGUCAPKAN SELAMAT BERTUGAS KEPADA PENGURUS PGRI KABUPATEN BELITUNG TIMUR PERIODE MASA BHAKTI 2025-2030 SEMOGA AMANAH DENGAN VISI & MISI NYA AAMIIN

Korem 045/Gaya & Persit KCK Tebar Takjil, Menyapa Hati Masyarakat

BangkaPostNews
13 Mar 2026 11:26
6 minutes reading

BangkaPost.News | ArtaSariMediaGroup ~ Bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda bagi umat Muslim di seluruh Indonesia. Selain menjadi momentum meningkatkan ibadah, Ramadhan juga menjadi ruang yang luas untuk menebarkan kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan oleh Korem 045/Garuda Jaya (Gaya) bersama Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pada Senin (09/03/2026) lalu, menjelang waktu berbuka puasa, prajurit Korem 045/Gaya bersama anggota Persit KCK turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik strategis, yakni di simpang lampu merah Air Itam serta di depan Rumah Sakit TK IV Batin Tikal Pangkalpinang.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.

Suasana sore itu tampak berbeda dari biasanya. Di tengah arus lalu lintas yang cukup padat menjelang waktu berbuka puasa, para prajurit dan anggota Persit dengan penuh senyum menyapa masyarakat yang melintas.

Dengan sikap ramah dan penuh kehangatan, mereka membagikan paket takjil sebagai bekal berbuka puasa bagi para pengguna jalan yang mungkin masih berada di perjalanan saat azan Magrib berkumandang.

Kegiatan sosial ini bukan sekadar aksi berbagi makanan, melainkan juga menjadi bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Korem 045/Gaya ingin menghadirkan pesan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial adalah nilai penting yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Komandan Korem 045/Gaya menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan. Selain bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat.

See also  53 Tahun PDI Perjuangan ; Sebuah Perjalanan Pengabdian untuk Rakyat

Menurutnya, Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk menumbuhkan empati dan memperkuat semangat gotong royong. Dalam kehidupan yang semakin dinamis, rasa kebersamaan dan kepedulian sosial perlu terus dipupuk agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat, walaupun mungkin hanya dalam bentuk sederhana seperti berbagi takjil,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika para prajurit dan anggota Persit mulai membagikan paket takjil. Para pengendara yang berhenti di lampu merah tampak menyambut dengan senyum dan ucapan terima kasih. Tidak sedikit pula warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.

Bagi sebagian masyarakat, takjil yang dibagikan mungkin tampak sederhana. Namun bagi para pengendara yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa, bantuan kecil tersebut memiliki arti yang cukup besar. Setidaknya, mereka dapat membatalkan puasa tepat waktu meskipun belum sampai di rumah.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang menerima takjil mengaku merasa sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya baru saja pulang dari tempat kerja dan kemungkinan belum sempat membeli makanan untuk berbuka.

“Saya sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Kadang kalau pulang kerja sudah mepet waktu berbuka, belum sempat membeli makanan. Dengan adanya pembagian takjil seperti ini sangat membantu,” ungkapnya.

Selain membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan, kegiatan berbagi takjil juga memiliki makna edukatif. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa berbagi kepada sesama tidak selalu harus dalam bentuk besar atau mewah. Hal-hal sederhana pun dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi orang lain.

Nilai-nilai seperti empati, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong menjadi pelajaran penting yang dapat dipetik dari kegiatan ini. Terlebih lagi di tengah tantangan kehidupan modern yang seringkali membuat masyarakat semakin sibuk dengan urusan masing-masing.

See also  Peran KMP Keluarga Minang Perantauan dalam Pembangunan di Beltim & Babel

Kehadiran anggota Persit Kartika Chandra Kirana dalam kegiatan tersebut juga memberikan warna tersendiri. Para ibu Persit tampak aktif membantu membagikan takjil kepada masyarakat dengan penuh kehangatan dan keramahan.

Sebagai organisasi istri prajurit TNI AD, Persit memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui kegiatan seperti ini, Persit tidak hanya mendukung tugas suami sebagai prajurit, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Ketua Persit KCK Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur di bulan yang penuh berkah ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa memberikan manfaat dan menjadi berkah bagi kita semua. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menebar kebaikan,” ujarnya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI dalam membangun komunikasi sosial dengan masyarakat. Kedekatan antara TNI dan rakyat merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, TNI dan rakyat memiliki hubungan yang sangat erat. Konsep kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi landasan penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Oleh karena itu, berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat terus dilakukan untuk memperkuat hubungan tersebut.

Kegiatan berbagi takjil yang dilakukan oleh Korem 045/Gaya dan Persit KCK menjadi contoh bagaimana nilai-nilai kemanunggalan tersebut diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui interaksi yang hangat dan penuh kebersamaan, hubungan antara prajurit dan masyarakat dapat terjalin semakin erat.

Selain itu, kegiatan ini juga memiliki dampak motivatif bagi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, aksi kepedulian seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk turut melakukan hal serupa di lingkungan masing-masing.

Ramadhan memang dikenal sebagai bulan penuh berkah, di mana setiap kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, banyak pihak memanfaatkan momentum ini untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, mulai dari berbagi makanan, santunan kepada anak yatim, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya.

See also  Mana Lebih Merusak, Tambang Timah atau Batubara?

Semangat berbagi yang ditunjukkan oleh Korem 045/Gaya dan Persit KCK diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat, baik instansi pemerintah, organisasi sosial, komunitas, maupun individu.

Apabila semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, maka bukan tidak mungkin kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kebersamaan dapat terwujud. Masyarakat yang saling peduli akan lebih kuat menghadapi berbagai tantangan zaman.

Kegiatan berbagi takjil di simpang lampu merah Air Itam dan depan Rumah Sakit TK IV Batin Tikal Pangkalpinang itu pun berakhir dengan penuh kehangatan. Ratusan paket takjil berhasil dibagikan kepada masyarakat yang melintas.

Meski kegiatan tersebut berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, namun pesan yang disampaikan sangat mendalam. Bahwa di tengah kesibukan kehidupan, masih banyak orang yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Ramadhan mengingatkan kembali bahwa kebahagiaan sejati seringkali lahir dari hal-hal sederhana. Senyum tulus, sapaan hangat, dan sepotong makanan untuk berbuka puasa dapat menjadi simbol kepedulian yang sangat berarti.

Melalui kegiatan ini, Korem 045/Gaya dan Persit KCK tidak hanya membagikan takjil, tetapi juga menebarkan semangat kebersamaan, kepedulian, serta harapan akan masa depan masyarakat yang lebih harmonis.

Di tengah derasnya arus kehidupan modern, aksi-aksi sederhana yang sarat makna seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ramadhan akan terus datang setiap tahun, namun pesan yang dibawanya selalu sama: mengajak manusia untuk kembali kepada nilai-nilai kebaikan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Dan di sudut Kota Pangkalpinang sore itu, pesan tersebut hadir nyata melalui tangan-tangan yang berbagi, senyum yang tulus, serta hati yang ingin menebar berkah bagi sesama. | BangkaPost.News | */Redaksi | *** |

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x