SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BANGKAPOST.NEWS [BKA#POST] WARKOP TEH TALUA AJO SATAR MANGGAR SEDIA TEH TALUA PINANG - KOP SUSU - LONTONG PADANG - SATE PADANG - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA TENGAH MANGGAR DEKAT SIMPANG KATER BELITUNG TIMUR [BKA#POST] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BKA#POST] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BKA#POST] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BKA#POST]

Jimmy Tjong & Aon Berikan Apresiasi pada Polres Beltim

BangkaPostNews
26 May 2026 03:01
Headline 0 71
5 minutes reading

BangkaPost.News | ArtaSariMediaGroup ~ Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe memimpin Apel Jam Pimpinan yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada lima personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Belitung Timur atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian hiolo atau mangkok tempat dupa di sejumlah klenteng di Kabupaten Belitung Timur, Senin (25/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Belitung Timur itu dihadiri para pejabat utama Polres, personel kepolisian, serta Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (Makin) Belitung Timur Jimmy Tjong bersama jajaran pengurus Makin sebagai bentuk apresiasi atas kerja cepat aparat dalam menjaga keamanan rumah ibadah dan ketenteraman masyarakat.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi simbol pengakuan atas kinerja aparat kepolisian yang dinilai berhasil merespons keresahan masyarakat secara cepat dan profesional.

Kasus pencurian hiolo sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena menyasar sejumlah klenteng yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Konghucu di Belitung Timur.

Dalam kegiatan itu, Ketua Makin Belitung Timur Jimmy Tjong secara langsung menyerahkan penghargaan kepada lima personel Sat Reskrim Polres Belitung Timur.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi anggota kepolisian dalam mengungkap kasus yang dinilai sensitif karena berkaitan dengan sarana ibadah masyarakat.

Jimmy Tjong mengatakan langkah cepat aparat kepolisian telah memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga situasi tetap kondusif di tengah kekhawatiran umat atas aksi pencurian yang terjadi di rumah ibadah.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Belitung Timur, khususnya personel Sat Reskrim yang telah bergerak cepat dalam mengungkap kasus pencurian hiolo di sejumlah klenteng, sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Jimmy Tjong.

See also  Menembus Jalanan dengan Kepedulian, Aksi Humanis Wakapolda Babel

Menurutnya, hiolo bukan sekadar benda biasa, melainkan bagian penting dalam ritual ibadah umat Konghucu.

Karena itu, pengungkapan kasus tersebut memiliki arti besar bagi masyarakat, khususnya umat yang menjalankan aktivitas keagamaan di klenteng-klenteng Belitung Timur.

Hiolo sendiri merupakan wadah tempat membakar dupa yang digunakan dalam tradisi sembahyang umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa.

Dalam praktik keagamaan, hiolo menjadi simbol penghormatan kepada leluhur dan bagian sakral dalam kegiatan ritual di klenteng.

Kasus pencurian terhadap benda-benda bernilai spiritual seperti hiolo dinilai tidak hanya merugikan secara material, tetapi juga dapat memengaruhi rasa aman dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah.

Karena itu, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada personel Sat Reskrim yang dinilai telah menunjukkan profesionalisme dan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan institusi terhadap anggota yang bekerja maksimal dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Diharapkan rekan-rekan yang lain dapat mencontoh hal-hal positif yang telah dilakukan oleh personel Sat Reskrim, sehingga dapat menumbuhkan semangat kerja, dedikasi, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kapolres.

Menurut AKBP Indra, keberhasilan pengungkapan kasus tidak terlepas dari kerja tim, kecepatan respons, serta koordinasi yang baik antaranggota di lapangan.

Ia menilai semangat kerja seperti itu harus terus dipertahankan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Pengungkapan kasus pencurian hiolo juga menjadi bagian penting dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Belitung Timur.

Daerah yang dikenal memiliki keberagaman budaya dan agama itu selama ini relatif kondusif karena masyarakat hidup berdampingan dengan harmonis.

See also  Langkah Tegas Wakapolda Babel Meneguhkan Profesionalitas Polri

Aksi kriminal yang menyasar rumah ibadah berpotensi menimbulkan keresahan sosial apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Oleh sebab itu, langkah cepat aparat kepolisian dianggap penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Selain memberikan penghargaan, apel jam pimpinan tersebut juga menjadi momentum evaluasi dan penguatan semangat kerja personel Polres Belitung Timur.

Kapolres mengingatkan seluruh anggota agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga integritas dalam bertugas.

Dalam beberapa tahun terakhir, Polri terus mendorong peningkatan profesionalisme aparat melalui pendekatan humanis dan responsif terhadap persoalan masyarakat.

Pengungkapan kasus yang menyentuh kepentingan publik secara langsung menjadi salah satu indikator kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Di sisi lain, apresiasi yang diberikan Makin Belitung Timur menunjukkan adanya hubungan yang baik antara aparat keamanan dan tokoh masyarakat. Kolaborasi semacam itu dinilai penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di daerah.

Jimmy Tjong yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur menilai sinergi antara masyarakat dan kepolisian perlu terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Ia mengatakan masyarakat membutuhkan kehadiran aparat yang responsif terhadap berbagai persoalan, terutama kasus-kasus yang menyangkut rasa aman dan kenyamanan sosial.

“Kerja cepat aparat kepolisian memberikan ketenangan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjaga,” katanya.

Belitung Timur sendiri dikenal sebagai daerah dengan keberagaman etnis dan budaya yang cukup kuat. Kehidupan masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang agama selama ini berjalan harmonis melalui semangat toleransi dan gotong royong.

Karena itu, pengamanan rumah ibadah dan perlindungan terhadap simbol-simbol keagamaan menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan sosial di daerah tersebut.

See also  Sidak Kilat Kapolres Beltim, Pesan Tegas Anti Tambang Ilegal

Kegiatan apel jam pimpinan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Setelah penyerahan penghargaan, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara jajaran Polres Belitung Timur dan pengurus Makin Belitung Timur.

Suasana hangat terlihat dalam kegiatan tersebut sebagai simbol kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Momentum itu juga memperlihatkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Di tengah tantangan sosial dan perkembangan tindak kriminal yang semakin beragam, profesionalisme aparat penegak hukum menjadi harapan utama masyarakat.

Respons cepat terhadap laporan warga, kemampuan mengungkap kasus secara efektif, serta pendekatan humanis menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

Penghargaan kepada personel Sat Reskrim Polres Belitung Timur menjadi pengingat bahwa kerja keras aparat di lapangan memiliki dampak nyata terhadap rasa aman masyarakat.

Tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menjaga nilai-nilai toleransi, ketenteraman, dan keharmonisan sosial.

Ke depan, masyarakat berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan unsur masyarakat lainnya terus diperkuat.

Sebab keamanan daerah bukan hanya ditentukan oleh kekuatan aparat, melainkan juga oleh kepercayaan, kerja sama, dan kepedulian bersama dalam menjaga ruang hidup yang damai dan harmonis.

Pengungkapan kasus pencurian hiolo di sejumlah klenteng Belitung Timur akhirnya bukan sekadar keberhasilan kriminalistik.

Lebih dari itu, peristiwa tersebut menjadi simbol bahwa perlindungan terhadap rumah ibadah, nilai budaya, dan rasa aman masyarakat tetap menjadi prioritas dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman. | BangkaPost.News | */Redaksi | *** |

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x